Di bawah tangga stasiun yang tak lagi dipakai
sepatu kiri bertanya pada sepatu kanan
Kita sedang menunggu siapa?
Yang kanan diam, sebab ia tahu
tak seorang pun akan datang
membawa kembali sepasang kaki
Hujan menulis surat pada tali-talinya
huruf-hurufnya basah, tak ada alamat
Seekor kucing membaca satu paragraf
lalu pergi dengan sedikit kesedihan
yang bukan miliknya
Konon, setiap langkah yang pernah diambil
tersimpan di dalam sol
seperti garam di dasar laut
dan sepatu itu kini menyimpan
sebuah perjalanan yang tak selesai
separuh jalan menuju rumah ibu
setengahnya lari mengejar bus terakhir
dan satu langkah ragu di depan pintu seseorang
Malam luruh seperti selembar kain tipis
Sepatu kiri berkata
Barangkali pulang bukan tempat
melainkan seseorang yang
masih menyalakan lampu teras
Sepatu kanan akhirnya menjawab pelan
Kalau begitu, biarlah kita di sini
menjadi lampu itu
untuk kaki-kaki yang tersesat
Dan pagi pun datang
membawa satu pejalan tanpa tujuan
yang berhenti, menunduk
dan merasa, tanpa tahu sebabnya
bahwa ia sudah dinantikan
07 Oktober 2026