Monday, January 11, 2010

Keledai Saja Tidak

lagi, lagi dan lagi
aku mengulangi kesalahan yang sama
kesalahan yang aku mengerti
dan selalu terulang

lagi, lagi dan lagi
aku melakukan dosa yang sama
dosa yang telah lama aku sadari
dan telah berkali aku taubatkan

lagi, lagi dan lagi
aku mengharap ampunanmu
permintaan ampun yang membuatku malu
karena tak kunjung nasuha

lagi, lagi dan lagi
air mataku
tak mampu membasahi bulu mataku
mekipun tangis di dada serasa meledak

sedangkan keledai saja
tak akan masuk dalam lubang yang sama
tapi aku, aku malu
aku malu

Jepara, Januari 2010


Wednesday, January 06, 2010

Aku Rindu Senyum Sapamu

aku dilanda rasa rindu
disaat gerimis
membawa kabar langit yang menangis
disaat langit kelam
dan tak ada lagi cahaya yang menerangkan

rinduku pun tenggelam di peluh jiwa penantian
tanpa gerak tuk menemuinya
atau sekedar tuk menyapanya
karena lusa, dia tlah menolak sapa
yang kutawarkan dengan segenap cinta

dan aku
begitu takut kehilangan
tak hanya cinta
tapi,
aku takut kehilangan senyum sapamu

Jepara, Januari 2010


Tuesday, January 05, 2010

Terkejut

duduk di tempat tak biasa
membaca sebuah pesan yang sangat kukenal
tapi, kenapa harus ada disini?
terhenyak, tapi hanya diam
seolah tak mengerti
dan berharap sebuah kedewasaan
dari dirimu

Jepara, Januari 2010

Tuesday, December 29, 2009

Meragukan Rindu Sendiri

aku tak mengerti,
apa yang sebenarnya aku rasakan
jika tubuh bebas berkelana menembus dunia
tapi hatiku serasa terpenjara,
rindu?

dan ketika hati bergelora menahan gejolak rindu
tapi aku tak segera menemuinya
masihkah aku percayai rasa itu?

Pojok Stadiun Kamal Junaidi, Desember ‘09




Tuesday, December 22, 2009

Terima Kasih Kau Percayakan Perjalanan Ini Padaku

memang tak banyak langkah yang terangkai bersama
bahkan sering kali, jalan bersebrangan yang dipilih
namun hari ini, perjalanan terlalui bersama
tanpa isyarat, tanpa lagi berdalih

setapak langkah tlah kau percayakan padaku
maka saat jalan mulai berliku
dan tanjakan mulai terjal
selayaknya kujaga langkah
agar kau bisa ikuti ayunan kaki ini

hangatnya mentari
disaat jengkal perjalanan mulai bertambah
kau pun masih percayakan
agar langkah kita tetap seirama
hingga akhirnya kita kembali
di peraduan masing-masing

terima kasih,
karena tlah kau percayakan sejengkal perjalanan
tuk terlampaui bersama
meski akhirnya aku ragu
akan langkah selanjutnya
yang pasti akan lebih berat, lebih terjal
tuk sekedar dilalui
karena pasti butuh komitmen
dan keyakinan


Jepara, Desember 2009


Friday, December 11, 2009

Sebuah Janji

malam itu,
langit tanpa bintang
rembulanpun tak tampak memandang
hanya gelap yang sempurnakan kesunyian

serambi masjid mulai sepi
lampu-lampu mulai mati
seiring jarum jam yang mulai meninggi
entah kalimat apa yang mampu mengusir sepi

maaf, itulah kata pertama yang terdengar
begitu berat dan dengan nada datar
dengan rasa takut yang tersembunyikan

“aku minta, segeralah sampaikan,
satu permintaan yang kujanjikan”
satu permintaan yang akan terkabulkan

aku tak mengerti,
sebuah janji itu, juga harus kutepati
sebuah janji untuk sebuah permintaan
permintaan yang pasti bisa kau berikan

sebuah janji
yang akan terpenuhi
suatu hari nanti


Jepara, 10 Des. 09

Saturday, December 05, 2009

Jika

Perempuan,
Jika aku mencintaimu,
Kuharap tidak hanya karena kelaminmu
Jika kelak aku menikahimu,
Kuharap bukan karena tubuhmu
Tapi,
Aku ingin mencintaimu perempuan,
Karena kau adalah bagian dari tubuhku
Yang terberai sekian lama.

Jepara, 5 Desember ‘09