Suatu saat ketika salju mencair, maka beribu mata air akan mengaliri tanah tandus dan padang gersang. Dan saat mata air itu muncul, maka kehidupan akan senantiasa ada. Begitulah, dan ketika tulisan-tulisan yang ada di sini bermanfaat bagi pembaca adanya, itulah kehidupan dari tulisan ini. Karena kehidupan sebuah ide dan pemikiran adalah ketika tulisan itu dapat memberi inspirasi, motivasi kepada pembacanya... dan ini akan memberi hidup bagi kita...
Friday, May 20, 2016
Puisi Rindu
Dan,
Seperti pantai
yang tak pernah
lelah menanti
kehadiran ombak
Ilalang pun tetap setia
di tepian padang savana
demi menunggu
belaian lembut angin
dan aku,
pun demikian
disini,
untuk setia pada mu
Mei 2016
Tuesday, October 14, 2014
Bingkai Rindu
...
dan,
perjalanan jauh pun mesti tertempuh
di saat kantuk mulai memeluk diri
dalam rindu yang tak bertepi
...
Jepara, 13 Oktober 2014
dan,
perjalanan jauh pun mesti tertempuh
di saat kantuk mulai memeluk diri
dalam rindu yang tak bertepi
...
Jepara, 13 Oktober 2014
Tuesday, September 16, 2014
Kabar Kematian
lusa, subuh baru berlalu
saat terdengar corong masjid kampung tetangga alunkan kabar kematian
pagi menjelang dengan hangat mentari
Wednesday, October 02, 2013
Rindu Si Tua
Si tua,
Yang
merindu para gadisnya
Membungkam
menahan lelehan konaknya yang merindu
Usir
ngungun para gadis binal
Dalam
batas qabul yang terucap
Bidadari
yang menemani kita bertasbih sepanjang masa
Mengukir
buah hati yang mulai paham makna dunia
Jangan
sampai putaran rengsa kita menggilas mereka
Bunuh
birahi untuk bebaskan kutukan
Oh
gadis-gadisku saatnya ku ucapkan perpisahan ini
Demi
cinta bidadariku
25
September 2013
Friday, December 31, 2010
Teduh Dari Hujan
aku tersisih di sudut teras toko
tak ubahnya para gelandangan
yang mengais sisa makanan dan puntung rokok
kedinginan,
mendekap lutut yang terlipat
menanti hangat mentari
saat hujan tak berujung reda
petir dan kilat begitu tajam
laksana pisau yang membelah langit hingga ke bumi
hingga aku semakin erat mendakap lututku
Desember, 2010
tak ubahnya para gelandangan
yang mengais sisa makanan dan puntung rokok
kedinginan,
mendekap lutut yang terlipat
menanti hangat mentari
saat hujan tak berujung reda
petir dan kilat begitu tajam
laksana pisau yang membelah langit hingga ke bumi
hingga aku semakin erat mendakap lututku
Desember, 2010
Friday, October 29, 2010
Sepenggal Tanya Yang Tak Tertuntaskan
ada sepenggal tanya
yang belum tertuntaskan
dari sorot mata
yang kau bawakan padaku
entah apa,
dan kapan akan terjawab
Jepara, Oktober 2010
yang belum tertuntaskan
dari sorot mata
yang kau bawakan padaku
entah apa,
dan kapan akan terjawab
Jepara, Oktober 2010
Friday, October 22, 2010
Pagi Yang Basah
di sini
ada pagi yang basah
entah, karena gerimis semalaman
atau, karena ada lagi
air mata yang tertumpah
Jepara, 2010
ada pagi yang basah
entah, karena gerimis semalaman
atau, karena ada lagi
air mata yang tertumpah
Jepara, 2010
Subscribe to:
Posts (Atom)